Jumat, 26 Juni 2020

RPM Drop dan Rasio Transmisi

Asalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, setelah bertahun-tahun akhirnya nulis di blog ini lagi. 
Terserah lah mau ada yang baca atau enggak.. wkwkwk...
Ya bisa dimaklumi lah, sekarang jamannya udah beda, kita masuk jamannya dimana untuk mendapatkan informasi lebih mudah dan lebih enak melaui video, bukan dengan cara membaca tulisan dari sebuah blog ataupun website. Ya karena memang dengan menonton video kita bisa lebih mudah memahami sesuatu. Saya sendiri juga lebih sering nonton video di Youtube daripada baca-baca di blog orang.
Baiklah, jadi beberapa minggu yang lalu saya dihubungi teman saya jaman kuliah dan main odong-odong dulu. Kebetulan juga dia dulu di divisi engine dan emang sering oprek motor. Nah, ceritanya dia mau minta rumus itung-itungan rasio transmisi yang memang dulu kami pernah punya. Lupa lah dulu itu dapatnya darimana, yang jelas dia punya lalu dibagi ke saya. Dan ternyata data itu udah ilang entah kemana, dan punya saya dicari-cari juga gak ada. Akhirnya saya berinisiatif membuat ulang rumus perhitungan itu di Ms. Excel. Akhirnya saya googling untuk mencari referensi, dan nemu lah video di Yuotube-nya Motomotif Tip and Trik yang membahas tentang perhitungan rasio transmisi lengkap beserta RPM Drop-nya. Kebetulan yang dicari oleh temen saya itu intinya perhitungan rasio trasnmisinya dari sekian jadi sekian, RPM drop-nya berapa. Setelah menonton dan mempelajari videonya disini, akhirnya saya coba masukin rumus-rumus perhitungannya lengkap dengan grafik RPM drop-nya. Jadi intinya RPM drop itu penurunan putaran mesin saat terjadi perpindahan gigi. Misalnya pas kita mulai jalan kan pake gigi 1, digas sampe 5000 rpm (misalnya), kemudian masuk ke gigi 2 maka rpm mesin akan turun (misalnya jadi 4000 rpm), padahal kecepatan motornya tidak turun. Kira-kira begitulah yang dinamakan  RPM drop. Nah, bagi yang mau ngoprek gir rasio dan perlu tahu berapa kira-kira RPM drop yang terjadi silahkan DOWNLOAD file-nya, nanti tinggal ganti aja berapa jumalah gigi-giginya pada setiap tingkat persneling. Semoga bermanfaat!
Wassalamualaikum Wr. Wb.



Rabu, 23 Januari 2013

Gokart, si kecil yang lincah


Assalamu’alaikum Wr. Wb.


Kali ini saya mau coba2 posting tentang goart. Masih seputar ootomotif. Menurut tante Wiki (baca= Wikipedia) Gokart adalah varian dari kendaraan roda empat atap terbuka sederhana dan kecil untuk olahraga motor. Gokar biasanya berpacu di sirkuit skala kecil. Balapan gokar biasanya dianggap sebagai batu loncatan untuk olahraga motor yang lebih tinggi dan lebih mahal.
ini  nemu gambar di internet
Mungkin saya pertama kali mengenal gokart itu melalui film Catch That Kid belasan tahun silam. Waktu itu, jamannya belum punya parabola+digital receiver, tivi cuma dipake buat nonton film pake VCD Player. Yah, boleh dibilang masih agak primitif lah. Maklum, namanya juga di kampung. Setiap seminggu sekali tukang rental VCD datang ke kampung untuk menjajakan VCD sewaannya. Dari film itulah saya mulai penasaran dan suka sama yang namanya gokart. Di film itu gokart digunakan oleh beberapa orang anak untuk membobol bank, melarikan diri dari kejaran polisi, hingga mobil patroli polisi pun bocor ban secara berjamaah terkena “senjata” yang dilontarkan dari gokart. Tentunya gokart ini sudah dimodifikasi, bahkan sampai ditambahkan NOS untuk menambah laju gokart tersebut. Edan juga kan? Dah macam mobil balap aja...
ini nemu di internet juga
Nah, menurut saya yang unik dari gokart ini adalah sistem penggeraknya. Yaitu menggunakan rantai+sproket, roda kanan dan kiri berputar bersamaan tanpa adanya diffeerential (gardan). Jadi walaupun jalan lurus atau belok, roda belakang kanan dan kiri akan berputar sama. Berbeda dengan mbil pada umumnya yang mengguanakan gardan. Pada saat gokart membelok, maka rsalah sau roda belakang akan mengalami slip ataupun terseret. Makanya kalau gokart dipakai di jalanan yang licin, akan terasa liar.
nemu di internet(lagi)
Ada yang tertarik membuat gokart sendiri? Kebetulan dulu waktu kuliah di POLNEP ada pak dosen yang berbaik hati memberikan desainnya. Bagi yang mau bikin atau sekedar liat2 dulu silahkan di download disini, disitu, dan disono. Itu gambarnya udah dikasih ukuran-ukurannya. Tapi mohon maaf, kalo bingung bacanya atau ada yang kurang jelas penunjukan ukurannya. Soalnya dulu saya gak begitu paham matkul gambar teknik.hehehe... Yang saya upload itu hanya gambar rangkanya saja, sedangkan untuk komponen lainnya seperti, knuckle arm, hub roda, sproket, jok, sistem kemudi, dudukan rem, dan lain-lainnya silahkan beli saja yang sudah jadi.
Cukup sekian, semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokaatuh.

Minggu, 28 Oktober 2012

Satria F ganti ukuran gir, speedometer ngaco?


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Kali ini saya mau mencoba sedikit membahas sepeda motor. Mungkin para pengguna Suzuki Satria F, Honda Kharisma, Supra 125, dan lain2nya ada yang pernah mengalami kejanggalan pada pembacaan sepeedometer setelah mengganti ukuran gir belakang motor anda. kenapa bisa begitu??? tanya kenapa,kenapa tanya. #koplak.


Sepeda motor yang sudah saya sebutkan di atas, merupakan sepeda motor yang speedometernya tidak menggunakan tali (mekanis). Speedometer ini lebih canggih dibandingkan yang jenis mekanis(tali) karena untuk mengetahui kecepatan dan jarak tempuhnya menggunakan sensor. Sensornya ini membaca putaran roda, kemudian sinyanya diproses dan akhirnya ditampilkan pada display speedometer, bisa berupa angka (digital) seperti pada Satria F dan bisa juga menggunakan jarum(analog) seperti pada Kharisma,dan Supra 125. untuk motor-motor yang sudah saya sebutkan tadi, sensor kecepatannya terletak di dekat sproket (gir) depan. Nah inilah hubungannya dengan judul posting ini. 
Motor-motor tersebut dari pabrikannya sudah diatur dengan perbandingan sproket sekian, contohnya sproket depan 14 sproket belakangnya 37, berarti perbandingannya adalah 2,64, artinya pada saat roda berputar 1 putaran, maka sproket depan akan berputar sebanyak 2,64 kali. .Dengan demikian, pada ssat kecepatan "x" misalnya, maka putaran sproket depan "y" misalnya. Jadi dengan putaran sebanyak "y" tadi otak dari speedometer sudah diatur menunjukkan kcepatan sepeda motor sekian km/jam. Nah, apabila ukuran sproket belakangnya diganti, misal yang tadinya 37 diganti 40, maka perbandingannya akan berubah menjadi 2,86 didapat dari 40 dibagi dengan 17. sehingga pada saat roda belakang berputar 1 kali, maka sproket depan akan berputar 2, 86 kali. Berarti putaran sproket depan lebih banyak. Inilah yang membuat pembacaan kecepatan jadi "ngaco". Pembacaan akan lebih tinggi dari kecepatan sebenarnya. Dan apabila sproket belakang diganti yang lebih kecil ukurannya, maka yang terjadi sebaliknya, pembacaan kecepatan akan lebih rendah dari kecepatan sebenarnya. 
Hal ini tidak berlaku untuk sepeda motor Yamaha Byson, dan lain-lainya yang posisi sensornya berada di roda depan. Menurut saya, memang lebih bagus posisi sensornya di roda depan, karena lebih akuran dibandingkan dengan sensor di sproket belakang karena pada saat di jalanan licin, kemudian roda belakang spin, otomatis pembacaan kecepatanya tkan tidak sesuai.
 

Jumat, 26 Oktober 2012

FINAL DRIVE????

Postingan ini terinspirasi oleh beberapa orang siswa SMK yang pernah saya tanya "final drive itu apa?" jawabnya "gardan", terus saya tanya lagi "sama ndak gardan dengan final drive?" dia jawab lagi "sama lah...", saya tanya lagi "di sepeda motor ada ndak final drive-nya?" trus dia jawab lagi "ndak ada lah...".
Nah, mari kita bahas.....
Sebelm masuk ke Final Drive, kita bicara dulu jenis-jenis peletakan engine dan roda penggerak, ada yang Front engine Front wheel drive (FF) atau engine di depan penggerak roda depan, ada yang Front engine Rear wheel drive (FR) atau engine di depan penggerak roda belakang, ada yang Rear engine Rear wheel drive (RR) atau engine belakang penggerak belakang  dan lain-lainnya.... nah dari berbagai macam nama itu makna kata drive adalah penggerak. seperti halnya pada pompa oli model roda gigi (gear pump), ada dua buah gear yaitu drive gear dan driven gear. drive gear adalah roda gigi penggerak, sedangkan driven gear adalah roda gigi yang digerakkan.
 pompa oli jenis roda gigi

Nah begitu juga pada kata Final Drive, kata drive juga bermakna penggerak. Kemudian kata Final maksudnya adalah "akhir". Jadi arti kata dari Final Drive adalah penggerak akhir. Penggera akhir ini bisa saja bermacam-macam jenisnya. Tergantung penggunaannya. Pada mobil, jenis final drive yang digunakan pada umumnya adalah differential atau gardan. Tetapi ada juga mobil yang menggunakan sproket dan rantai seperti yang digunakan ada mobil nasional kita yaitu Fin Komodo.
ini yang namanya differential atau gardan

Pada sepeda motor, final drive-nya ada yang menggunakan rantai dan sproket, ada juga yang menggunakan roda gigi. Sepeda motor yang menggunakan  rantai dan sproket biasanya jenis bebek dan sport, sedangkan roda gigi digunakan pada sepeda motor suter baik itu skuter manual seperti Vespa, maupun skuter matic seperti yamaha mio, xeon, honda beat, vario, dll. 
rantai dan sproket
 Jadiii.....baik itu mobil maupun motor ada final drive-nya. KECUALI, motor atau mobil yang menggunakan motor listrik "built in" dengan rodanya sebagai penggerak. 
Jadiiiii.... (lagi) gardan itu merupakan salah satu jenis final drive.
INGAT! posting ini hanya MENURUT PENDAPAT SAYA! Camkan itu!